Perumpamaan orang-orang yang memahami hakekat dunia ini adalah bagaikan orang yang melakukan perjalanan dari tempat yang kering, tandus dan gersang menuju tempat yang subur menghijau, penuh karunia dan nikmat.
Mereka menjalaninya dengan penuh gairah dan harapan akan masa depan yang penuh karunia dan kedamaian. Mereka dengan rela menerima segala penderitaan, kesukaran dan resiko perjalanan. Tabah menghadapi perpisahan dengan kawan, kurangnya makanan dan kenyamanan selama perjalanan demi tercapainya tujuan perjalanan.
Mereka tidak menolak untuk menanggun segala ketidak nyamanan dan tidak segan menanggung setiap pengeluaran dalam perjalanan (berderma, bersedekah dan menolong fakir miskin dan yg kekurangan). Setiap langkah yang diambil dalam menjalani tujuannya, betapapun melelahkan, merupakan saat-saat yang membahagiakan dalam kehidupannya. Tiada sesuatu yang lebih dicintainya daripada mendekatkan diri dan sampai ke tujuan.
Sebaliknya perumpamaan orang yang tertipu oleh dunia ini bagaikan orang yang merasa tinggal ditempat ditempat yang subur dan menyenangkan, dan harus berjalan menuju tempat yang kering tandus. Adakah sesuatu yg lebih menjemukan daripada perjalanan yang seperti itu? Betapa akan bencinya mereka untuk meninggalkan tempat mereka berada berpindah ke tempat yang mereka sangat benci,tempat yang dasyat, mengerikan dan menakutkan.