Bermula dari pembicaraan ditilpun antara seorang ibu yang tengah sakit dan tidak tauh mau masak apa untuk sang keluarga, dengan seorang ibu yang sehat dan tengah sibuk mengurus 3 orang anaknya.
Ibu yang sakit: “Aduh..saya kebayang2 ayam goreng yang tempo hari dibawain buat saya nich.”
Ibu yang sehat: “ah! itu mah gampang banget…bawang putih di halusin, kunyit bubuk dan garam. campur jadi satu ama ayam, biarin selama kurang lebih 30 menit…lalu goreng. Beres!”
Ibu yang sakit: “Wah..gampang yach….oke dech saya coba buat dan klo udah jadi nanti saya kabar-kabarin dech.”
Kira-kira 2 jam berlalu…..di salah satu ruangan chatting
Ibu yang sakit: “Alhamdulillah, sang ayam ternyata sukses
. Tapi sayang ngga ada sayur asemnya
”
Ibu yang sehat: “Wahhh…bener tuch apa lagi kalo ada pepes tahunya. Nyem..nyem..nyem…”
Ibu yang sakit: “Yuk kita masak2 lagi, dan kali ini temanya Pepes tahu dan Sayur asem. Pegimanee??”
Ibu yang sehat: “Ayuk aja! Kapan?”
Ibu yang sakit: “Besok aja… balik dari tahsin?!”
Ibu yang sehat: “ehhmmmm…..boleh aja!”
Maka keesokan harinya, sang ibu sehat akan berperan sebagai jurus masak membawa 3 orang asistennya yang akan membantu berkarya didapur ibu yang sakit itu. Sang asisten ada yang tengah hamil tetapi mempunyai semangat ‘45 dalam segala hal, ada yang datang sambil menenteng 2 orang anaknya bersama sekantong daun kemangi, daun melinjo dan buahnya. Dan ada juga sang asisten yang hadir ‘agak’ terlambat akibat ketiduran karena menikmati mimpinya yang indah yaitu mempunyai sebuah perusahaan katering yang sukses diwaktu yang dekat ini
. Walhasil sang juru masak mau tidak mau menyuruh ibu yang sakit itu untuk membantu mempersiapkan segalanya.
Karya berkarya dimulai pada pukul 2:30 siang dan berakhir pada pukul 7:30 malam. 5 Jam??? Ya…karena diselingi dengan lirak sana lirak sini diacara tv “Gossip” kesukaan para ibu2 yang ngga ada kerjaan itu. Diselingi dengan acara “High Tea” (memang sangat high…soalnya dapur ini terletak di lantai 12
) dan tentunya selingan yang selalu ada dikalangan ibu2…. casss….cisss…cussss….. mulai dari buku bacaan anak2 yang bagus itu apa??
sampai casss…..cissss…..cusss….. cerita lucu tetapi nyata, tentang kepergian seorang istri dan 1 buah kopernya dari rumah karena ngambek ama suami. Kepergian sang istri ini tanpa sepengetahuan sang suami tentunya. Disebabkan hari sudah larut dan dia tidak tauh hendak kemana, maka dia pun memutuskan untuk bermalam disebuah hotel. Dalam benak sang istri, berharap semoga sang suami akan sadar tanpa kehadirannya dirumah akan ‘panik’ dan dengan hati yang sangat menyesal pergi mencari dirinya. Di kamar hotel sambil memandangi jam tangan dan handphonenya yang tidak kunjung berdering, hatinya pun semakin kesal dan gundah. Waktu berlalu amat sangat lambat. Dan pada pagi harinya saat sang istri menelpon kerumah, sang suami mengangkat telephone dengan suara yang memelas, seperti orang yg baru terbangun dari tidur. Dengan berangnya si istri bertanya, “Tauh ngga saya ada dimana??” sang suami yang memang tidak menyadari kalau sang istri itu pergi sejak malam hari dan tidak pulang, malah mengira sang istri berada dipasar sedang berbelanja seperti biasanya!@#$%^&
Dan lucunya lagi nich yach…..pada saat si istri pulang kerumah, sang suami tengah menikmati sarapan pagi dengan santainya dan dengan herannya bertanya, “loh ngapain……kok bawa koper pagi-pagi??” waahhhahahahahaha……

**moral of the story: Klo ngambek dan mau kabur:
1. Jangan tengah malam, si doi biasanya udah molor duluan.
2. Jangan lupa bilang ama si doi. Jadi ngga rugi diongkos, dan paling tidak ngambeknya diladenin…..iiihhhh sebel kan kalau dicuekin!! hehehehe…..
Diakhir 5 jam itu, jadilah 2 macam masakan yang…..nyem..nyem..nyem…., perut yang sakit karena tertawa-tiwi dan anak2 yang tergeletak tidur dimana-mana. 
Mau simak cara pembuatannya?? silahkan…..
Pepes Tahu
Bahannya:
4 potong tahu
2 batang daun bawang
1 ikat daun kemangi
5 cabe merah besar diiris tipis
Garam dan gula sesuai selera
minyak secukupnya untuk menumis
Daun pisang untuk membungkus
Caranya:
Daun bawang dipotong2 kira2 1.5 cm lalu di tumis. Tahu dicuci dan dihancurkan dengan memakai food processor atau blender. Campurkan daun bawang, tahu, kemangi, gula dan garam menjadi satu. Aduk hingga rata.
Panaskan daun pisang diatas api (agar mudah dilipat dan tidak sobek).
Gunting daun pisang kira2 selebar kertas A4.
Ambil adonan tahu kira2 2 sendok makan lalu bungkus sesuai selera.
Kukus selama 20-30 menit. Angkat, dan hidangkan.
Sayur Asem
Bahannya:
1-2 buah labu siam, kupas lalu potong dadu
Daun melinjo
Melinjo
Kacang tanah
Kacang panjang
Jagung
Asam jawa, ambil airnya
Gula putih dan garam menurut selera
Bumbu2:
1 ruas jari lengkuas, dikeprok
2 lembar daun salam
5 buah bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
1 ruas kecil terasi
3 buah cabe merah gede, potong 1 cm
3 buah cabe hijau gede, potong 1 cm
Caranya:
Rebus air bersama kacang tanah dan melinjo hingga 1/2 matang. Lalu tambahkan air asam.
Masukkan semua bumbu2 dan labu siam, kacang panjang, daun melinjo dan jagung. Tambahkan gula dan garam sesuai selera. Masak hingga matang. Angkat dan hidangkan.