Hampa…
In Memory of Our Beloved brother….
Ir. Andi Ashar Baso MBA
12 Sept 1958 - 29 Dec 2005
Kupejamkan mata ini
Mencoba tuk melupakan
Segala kenangan indah tentang dirimu
Tentang mimpiku
Semakin aku mencoba
Bayangmu semakin nyata
Merasuk hingga ke jiwa
Tuhan tolonglah diriku
Entah dimana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah disana kau rindukan aku
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Tak bisa aku ingkari
Engkaulah satu satunya
Yang bisa membuat jiwaku
Yang pernah mati menjadi berarti
Namun kini kau menghilang
Bagaikan ditelan bumi
Tak pernah kah kau sadar
Arti cintamu untukku
Perpisahan adalah sesuatu yg pasti datang dalam kehidupan kita. Akan sangat pedih apabila terjadi kepada orang yg kita cintai. Yang selalu mendampingi kita di kala suka dan duka.
Keikhlasan dan sabar adalah kunci dari segalanya. Tetapi apabila kenangan yg kita miliki sangatlah indah maka akan sangat sulit untuk melupakan begitu saja.
Setiap langkah kaki…. setiap pandangan mata… setiap hembusan nafas…
Yang terasa hanyalah bayangan keindahan sewaktu bersamanya.
Kini, kami membiarkannya melangkah, mengarungi kehidupannya yang kekal seorang diri… maafkan kami….orang-orang yg sangat mencintai, mengasihi hanya bisa menemani dengan doa. Hanya dengan doa!!
Selamat jalan yang terkasih…semoga kita dipertemukan kembali di barisan bendera Rasulullah dan Ahlul Baitnya kelak.
*song by ari lasso







Kami sekeluarga turut berdukacita sedalam2nya, Wanti. Mudah2an amal beliau berkelanjutan di muka bumi.
Comment by Hany — January 3, 2006 @ 8:13 pm
doa melebihi segala-galanya ya mamee. insyaallah doa dan amal shalihnya akan menerangi dan menghindarinya dari siksa kuburnya. Cerita ttg sakitnya jadi pelajaran berharga utkku..
Comment by umminida — January 4, 2006 @ 12:10 am
Turut berduka cita banget mamee, mudah-mudahan beliau diterima amal ibadahnya dan menadapatkan tempat yang kayak disisi Nya, dan Mamee beserta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran menghadapinya.
Comment by ina — January 4, 2006 @ 7:24 am
Wanti, kami ikut berduka cita
Kemaren juga saya mendengar seorang teman kehilangan adik lelakinya yang berumur 30 tahun.
Entah kenapa saya merasa dicekam ketakutan, dan tanpa sadar memeluk Kuke erat2.Saya tidak akan pernah sanggup kehilangan dia
Untuk semua adik dan kakak yang kehilangan saudaranya, tabah ya…
Comment by Mel — January 4, 2006 @ 9:09 am
mamee.. ikut berduka cita ya… doa kami sekeluarga.. yang tabah ya..
Comment by inong — January 4, 2006 @ 11:59 am
skali lagi turut berduka cita ya mamee..
Comment by mamahoney — January 4, 2006 @ 7:00 pm
turut berduka cita ya jeng…
Comment by Rani — January 5, 2006 @ 9:13 am
Buat teman2 semua terima kasih atas perhatiannya semoga MUSIBAH ini adalah NIKMAT yang diberikan oleh Allah dan menjadikan cermin untuk kita semua bahwa suatu waktu kita pun akan kembali kepadaNYA, cepat atau lambat, siap atau tidak PASTI terjadi!!
Comment by cahayamata — January 5, 2006 @ 1:51 pm
Sabar & Tabah ya mamee…. Allah SWT selalu beserta mereka yg sabar serta tabah…. Amin
Comment by bundanyaarkan — January 5, 2006 @ 3:03 pm
turut berduka cinta ya mamee.. semoga diberi kekuatan dan keihklasan untuk melepas kepergian kakandanya… dan semoga arwah Almarhum mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, amiieen…
Comment by mirna — January 5, 2006 @ 7:01 pm
Innalillahi wainna Ilaihi Rajiuun. Semoga diterima di sisi-Nya
Comment by eChie — January 6, 2006 @ 9:50 am
turut berduka cita mammee..
Comment by mak nya rifa — January 8, 2006 @ 1:30 am
innalillahi wa innailaihi rojiun.. turut berduka cita mamme, maaf baru kesini lagi
insyaallah diterangkan jalannya dan diterima iman islamnya oleh Allah, amin…
Comment by leili — January 9, 2006 @ 3:15 pm