November 28, 2005

Seandainya??

Kejadian….

1. Apabila kita melihat langsung seseorang melakukan kesalahan apa yang mesti kita lakukan?
2. Kesalahan yang dilakukan adalah mengambil barang yang bukan miliknya?
3. Orang itu adalah seorang anak dibawah umur (kira2 9-12 thn)?
4. Anak itu adalah anak dari kawan kita?

Tindakan yang bisa kemungkinan diambil….

1. Memberi tauh sang ibu mengenai kesalahan anaknya dan berharap dialah yang akan menasehati sang anak. Bukankah segala perbuatan itu dimulai dari yang kecil. Apabila kita membiarkan semua ini terjadi tanpa melakukan apa2….besar kemungkinan anak tersebut akan melakukan kembali dikemudian hari dan dengan tindakan yang jauh lebih berat.

2. Berhubung sudah berlalu, kecil kemungkinan untuk saya menasehati sang anak jadi….biarkanlah masalah ini berlalu!!

Hasilnya….

??

Permasalahan…

Seandainya ANDA menjadi SAYA…..tindakan manakah yg akan anda ambil ??

6 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://cahayamata.blogsome.com/2005/11/28/seandainya/trackback/

  1. anak sayah itukah mamee??hehe..
    hmm..baiknya sih kasih tau si anak langsung dengan pake ‘bahasa anak’..klo kasih tau ibunya khawatir jd tersungging

    Comment by ellen — November 29, 2005 @ 1:53 am

  2. mungkin kah anak saya? ;)
    untuk saya pribadi, lebih suka klo saya sebagai orang tua yang diberitahu. hanya berharap kebesaran hati orang tua untuk menerima, untuk kemudian orang tua yang akan menegur anak nya. kecuali klo pada saat itu, mamee bisa langsung tegur anak nya. kesalahan anak kecil hanya sementara, tugas kita yang sebagai orang tua yang meluruskan.

    Comment by mak nya rifa — November 29, 2005 @ 2:30 am

  3. Aku ada di deket anak itu waktu kejadian itu terjadi dan aku tau dia salah, maka aku akan bilang langsung ke anak itu: nggak boleh bgini bgitu… karena bgini bgitu…

    Abis itu kalo kenal sama ortunya, aku akan kasih tau bahwa tadi aku tegur anaknya. Selama ini, yg aku terapkan memang bgitu. Mungkin kebetulan aja, kasus2nya nggak seberat ngambil barang orang. Paling berantem n berbohong.

    Rata2 tanggapan ortunya jg positif aja waktu aku laporin kasus itu. Tapi bisa jadi ini karena udah lumayan deket sama ortu2nya, makanya antar ortu jg udah saling percaya. Itung2 sama2 saling megingatkan anak2 itu.

    Pokoke Mami, kalo salah ya kasih tau aja kalo itu salah.

    Comment by Hany — November 29, 2005 @ 9:33 am

  4. Saya pernah baca hadits ini:
    “Barangsiapa melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tanganmu. Kalau tidak sanggup, maka ubahlah dengan lisanmu. Kalau tidak sanggup, ubahlah dengan hatimu (doa). Sesungguhnya (cara) yang terakhir itu adalah selemah-lemahnya iman. (HR. Bukhari Muslim)”
    Mudah-mudahan dapat selalu kita ingat yaa mbak..

    Comment by Ibu Aci — November 29, 2005 @ 5:53 pm

  5. Menurut saya sih tgt jenis ortunya, kalo kenal banget sih saya kasih tau aja walaupun kejadian sudah lewat, soalnya kasian kan ortunya berhak tau, jadi lebih aware dan bisa ngambil tindakan2 tertentu. Jadi inget di Desperate Housewives, si kembar anaknya Lynette itu nyuri barang2 dari tetangga mereka untuk hadiah valentine ibunya :p, terus begitu ketahuan disuruh datengin tetangganya minta maaf.

    Comment by eChie — November 30, 2005 @ 12:19 am

  6. tegur saja, Ibu :)

    anak umur segitu sudah bisa dikasih tau tanpa melibatkan orangtuanya.
    dinasehati saja langsung.
    kalau dikasih tau ke orangtuanya mungkin sulit menerima ya.

    saya pribadi, tidak pernah memperbolehkan Fira dan Adam mengambil barang yang dikasih orang lain, kecuali dikasih di depan saya dan saya memberikan ijin.
    Ini untuk menghindari anak membohong. misal : “aku dikasih kok sama Qurattayun..” (padahal tidak)

    Dulu waktu kecil, saya pernah kena batunya gara2 sepupu saya ngasih saya jam tangan, saya ambil. waktu kemudian Uwak saya bertanya kepada sepupu saya dimana jam tangan dia, saking takut dimarahinya dia menjawab dengan “diambil Mea..”
    Celakanya semua orang termasuk Ibu saya tidak percaya bahwa jam itu memang diberikan oleh sepupu saya, bukan saya yang maling.

    Sampai hari ini luka itu masih ada.

    Comment by Mel — December 20, 2005 @ 10:48 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


copyright © 2005 cahayamata