July 31, 2005

Gudeg time!!

Hari ini udah niat banget saya mau masak makanan kesukaan saya “GUDEG”…tetapi berhubung saya ngga pernah masak jadi mesti membuka buku resep tetapi ngga yakin klo ada disitu…dan ternyata emang engga ada tuch resep! Wah…tanpa putus asa saya ber”keliling” didunia Technology yang canggih ini….INTERNET!! Memburu sang resep…dan akhirnya kutemukan juga. Simple…ngga terlalu banyak bumbu dan tidak perlu terlalu lama ngaduk sana dan ngaduk sini. Setelah saya ngecek semua bahan ternyata yang “missing in action” di dapur saya …… si NANGKA MUDA. Dengan semangat yang menggebu..gebu…penuh gelora saya bangunkan sang suami yang masih pulas menikmati minggu paginya. Dengan penuh rayuan gombal saya membujuk untuk mau nganterin ke pasar demi mencari si nangka dan akhirnya berhasil juga hihihihihihi…[dasar yach istri penggoda!]
Sesampai di pasar tanpa membuang waktu saya menjajahkan kaki dan pandangan kesana kemari berharap akan menemukan si nangka. Ohh….kok engga ada yach?? Tiba2 seorang bapak dibelakang saya bertanya dgn bhs melayu ke penjual sayuran yang berdiri didepan saya….
si bapak: “dek’….ade nangka muda tak?”
si penjual: “ade bang, tuh diblakang abang….baru sampai dan baru dikupas”
Ahhhh….senangnya kuping ini mendengar, tanpa mesti bertanya ehhhh…sudah ada tuch jawabannya! Alhamdulillah…kayanya memang rezeki hari ini untuk bisa buat gudeg!
Lumayan juga tuch si bapak memborong nangka, dlm hati…duh pak cik jangan diabisin donk, ane’ juga mau tuch nangka. Untunglah si bapak ninggalin 4 bungkus yang akhirnya daku borong juga….kekekekek dasar!!
Sekitar jam 11:30 siang…saya mulai lah berkarya dengan dibantu sang suami cuci sana cuci sini, motong sana motong sini, cemplung sana cemplung sini, ngaduk sana ngaduk sini dan akhirnya ……..voila! GUDEG “jogja” yang mengikuti kondisi dan keadaan di S’pore sini…….

Buat yg mau bereksperimen juga sile..sile…dicoba

Kepasar nyari….ayam, nangka muda, lengkuas, daun salam,santan, telor ayam [sampe rumah direbus]
Dirumah menghaluskan….bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar setelah itu….masukkan ke panci pernak-pernik yg tadi nyari dipasar ama yg dihalusin dirumah. Jangan lupa tambahkan garam dan gula jawa. Udah gitu ditutup sampai udah mau mengering…..siap untuk disajikan!

Nah soal rasanya kata sang ‘icip2′ …wah serasa di lesehan jogja neech….*guubbraakkk!!


*Tips: Masukkan kulit daun bawang merah untuk merubah warna menjadi kecoklatan (pengganti daun jati)

July 30, 2005

I Don’t Want To Miss A Thing

I could stay awake just to hear you breathing,
Watch you smile while you are sleeping,
While you are far away and dreaming,
I could spend my life in this sweet surrender,
I could stay lost in this moment forever,
Where a moment spent with you is a moment I treasure,
I don’t want to close my eyes, I don’t want to fall asleep,
Cause I miss you baby, And I don’t want to miss a thing,
Cause even when I dream of you, the sweetest dream will never do,
I still miss you baby and I don’t want to miss a thing
Lying close to you feeling your heart beating,
And I wondering what you are dreaming,
Wondering if it’s me you are seeing,
Then I kiss your eyes and thank god we’re together,
I just want to stay with you in this moment forever and forever forever
And I don’t want to miss one smile,
I don’t want to miss one kiss,
I just want to be with you right here with you,
Just like this, I just want to hold you close,
I feel your heart so close to mine
And just stay here in this moment,
For all of the rest of time

….aeRosMith….

July 27, 2005

Obat Materialisme

Seorang lelaki datang kepada seorang ustaz, mengadukan persoalan keluarganya. ” Saya bosan dirumah sekarang.”
“Mengapa?”
“Tidak ada yang menarik.”
“Lalu engkau jarang dirumah?”
“Iya tentu.”
“Anakmu berapa?”
“Dua. Satu laki-laki berumur 5 tahun, satunya perempuan, 3 tahun.”
“”Pernahkah engkau memperhatikan anakmu ketika sedang makan?”
“Tidak.”
“Ketika sedang bermain-main?”
“Tidak.”
“Ketika tidur saat tengah malam?”
“Tidak.”
“Coba lakukan itu. Ketika engkau sedang memperhatikan, rasakanlah bahwa ia adalah anakmu, pelanjut denyut hidupmu, yang harus kaucurahi cinta dan kasih sayang. Anak-anakmu itu adalah karunia Allah untuk menyenangkan hatimu. Ketika ia makan, perhatikanlah bagaimana ia mengunyah rezeki yang dikarunia Allah lewat tanganmu yang bekerja. Ketika ia tidur, perhatikanlah hidungnya yang mirip engkau, bibirnya yang mungkin mirip ibunya, dan perhatikan pula bagaimana desah nafasnya ketika menghirup dan menghembuskan udara. Itu semua film indah yang disuguhkan Allah untukmu! Kalau engkau membiasakan melakukan ini sambil mengingat Allah, engkau akan mendapatkan nikmat ruhani tiada tara. Di antara orang-orang yang sangat malang, ialah orang yang tidak bisa menikmati keindahan yang dipancarkan Allah lewat gerak dan tingkah laku anak-anaknya sendiri….
Kehidupan berlalu bersama waktu, peristiwa terjadi setiap hari
Puaskan dirimu dengan hidupmu, kamu pasti bahagia
Tinggalkan hawa nafsumu, kamu pasti hidup merdeka
Betapa banyak kematian diantara emas, perak dan permata!

July 26, 2005

Tragedi di dapur mamee…

Ceritanya begini…….
Sore tadi saya lagi kepengen makan ayam kalasan dan sayur daun singkong yg kebetulan dapet di Pasar Tampines. Hadir di dapur sebagai penonton si Qiratullah dengan seksamanya ngeliatin saya menyampur segala bumbu2 kepanci. Sewaktu saya berpaling dari si penonton cilik itu untuk melihat bagaimana kabar sang “ayam kalasan” diatas api ….. tiba2 si Qiratullah berkata….”Ohhh Noooooo!!” Dengan reflek saya berbalik dan waktu saya liat apa yg terjadi…..panci yang saya taroh diatas meja dan berisi daun singkong, bumbu2 dan santan siap untuk dimasak, terdapat benda yg amat saya kenal tetapi tidak sepatutnya berada bersama bumbu2 yg lainnya yaitu ……….. WIRELESS phoneku!!!! AAArrrrrrgggghhhhhh……..tiddaaaakkkk!! Pupus lah harapanku…sirnahlah impianku….[ ah! kenapa lagi si mameee nich…] abis gimana donk???? si wireless itu dengan indahnya tergenang bersama daun singkong dan teman2nya. Dan ngga berapa lama si gita nelpon….
wireless: truuut truuut….truuut truuut…. [Cihuiii si wireless ternyata masih bisa berdering!!]
Saya: Hallo…
Gita: Assalamualaikum mameee?!
Saya: Waalaikumsalam!
Gita: lagi ngapain mamee?
Saya: lagi didapur git…
Gita: …hallo…hallo… loh kok suaranya kecil banget mamee?
Saya: Hellluuu..helluu…sekarang gimana git?
Gita: lah kok ngga ada suaranya mamee? hellluuu..helluuu…huuuuhuuuu…
Yach gimana mau ada suaranya coba….waktu saya buka tuch wireless, yg ada didalemnya selain battery ada juga “daun singkong dan santan”! Welewele….untung lengkuas ama serainya ngga ikutan masuk…..kalo iya ngga tauh dech bisa jadi apa tuch telepon!! Yang jelas setelah sayur singkongnya jadi….dan saya cicipi……lah kok ada rasa……TILPUN YEE!! Hhihihihihihii…….
Selamat tinggal wireless phoneku…..!! Selamat tinggal masa2 yg enak karena bisa berceloteh ria di telepon sembari kesana kemari…..paling tidak itulah yg biasa saya katakan untuk saat ini!!

July 25, 2005

New words….

“Mummyyyyy…”, kata Qiratullah memanggil saya sambil berlari2 kecil menghampiri. Ditangannya ada sebuah majalah. Qiratullah ini baru menginjak 19 bulan. Lagi hebo..hebonya mau ngomong tapi yg keluar…he..he..he.. hanya dia yg tauh apa maksudnya!
Qiratullah: “Na..Na..No”…….”Na..Na..No”
Mummy: “what is it, darling??”
Qiratullah: “Na..Na..No”……”Na..Na..No” sambil nunjukin majalah yg dipegangnya
Mummy: “yes…”Na Na No”, what is that?”
Dan ternyata……yang dimaksud Na Na No itu adalah DINOSAURS!! Ah untung ada si majalah klo engga mungkin saya pikir si baby yg satu ini mau makan permen nano-nano yg biasa ada di indonesia itu…hihhihhihii

copyright © 2005 cahayamata